Posts Tagged ‘theme’

Tiga Konsep untuk Membuat Themes di Drupal

1. Membuat theme secara keseluruhan atau sebagian

Anda dapat membuat theme untuk keseluruhan page, atau membuat look and feel dari masing-masing page. Contohnya pada saat proses instalasi selesai, template yg digunakan oleh front end maupun back end secara default adalah Garland. Ini adalah contoh penggunaan satu template untuk keseluruhan bagian web.

2. Membangun dengan Block

Theme Drupal mencakup placeholder disebut region. Region adalah daerah yang sebuah halaman dimana konten biasanya ditampilkan.  Administrator situs dapat menetapkan berbagai output ke region melalui manajer di block admin interface. Setiap block mempunyai modul masing-masing. Dengan begitu, administrator dapat dengan leluasa memilih modul mana saja yg ingin diaktifkan dan yang tidak. Selain dapat men-generate block dari sebuah modul,dapat juga membuat modul secara manual. Block yang diciptakan secara manual akan lebih leluasa untuk menempatkannya.Proses untuk mengaktifkan modul dan menempatkan block pada region tertentu merupakan skill yang sangat mendasar dan sangat penting untuk dimiliki oleh seorang administrator.

3. Intercept dan override (saya belum mendapat arti yang pas)
Mengambil data dari raw form kemudian dirubah menjadi display yang seharusnya tanpa merubah core Drupal itu sendiri.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes